Search Engine Tidak Hanya Google, loh! Yuk Cari Tahu Contoh Lainnya!

Search Engine -Pengertian, Fungsi, Jenis, Contoh
Bagikan


Di tengah dunia yang kini serba digital, hampir setiap search engine berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik. Salah satu strategi yang dilakukan oleh kebanyakan search engine adalah meningkatkan user experience (UX). Hal ini dimasudkan agar audiens/user mendapatkan pengalaman terbaik pada saat melakukan kegiatan yang di search engine.

Berbicara tentang search engine, banyak orang yang salah kaprah menganggap Google hanyalah satu-satunya search engine yang ada. Sampai-sampai dikenal istilah Googling yang biasa diartikan sebagai suatu kegiatan untuk mencari jawaban dengan mengetikan keyword atau query ke search bar Google. Bahkan di Indonesia sendiri, Google mendapat julukkan sebagai โ€œMbah Googleโ€ yang memiliki arti orang yang serba tahu akan segala hal.

Namun perlu diketahui juga jika mesin pencarian tidak hanya Google loh Sobat Bizlab! Jadi jangan sampai salah lagi ya. Untuk lebih jelasnya, yuk simak pembahasanya di bawah ini!

Pengertian Search Engine


Dikutip dari laman MOZ, search engine adalah mesin yang didesain untuk memberikan jawaban dalam bentuk konten yang dianggap paling menjawab atau mendekati intens audiens. Semakin relevan konten dengan intens audiens, maka semakin besar kemungkinan konten tersebut untuk tampil di halaman pertama SERP (Search Engine Result Page).

Lazimnya, fungsi search engine adalah untuk mengumpulkan website-website yang memiliki konten paling relevan dengan intens audiens untuk kemudian diorganisir dan disimpan di database search engine. Konten-konten tadi diseleksi dan yang terbaiklah akan mucul di halaman pertama SERP. Di halaman pertama SERP, konten akan tetap diurutkan oleh search engine berdasarkan guidelines tertentu untuk bisa menduduki peringkat teratas. Selain itu, mesin pencari juga berfungsi untuk media pemasaran danpenyedia informasi berdasarkan keyword dan query yang kalian ketikkan.

Prakteknya, setiap website memiliki kesempatan yang sama untuk menduduki peringkat tersebut selama dioptimisasi. Dalam proses pengoptimasian website di search engine, dikenal istilah SEO (Search Engine Optimization) yang terdiri dari on page dan off page.

Komponen Search Engine

Walaupun memiliki jenis yang beragam, namun secara umum mesin pencari memiliki komponen yang sama, terdiri dari:

1. Web Crawler

Biasa dikenal dengan istilah bot ataupun spider. Fungsi dari web crawler adalah mengumpulkan informasi dengan cara menyusuri halaman website satu persatu.

2. Database

Setelah halaman website melalaui proses crawler kemudian halaman tersbut disimpan di database dan dikelompokkan berdasarkan keyword dan intensi.

3. Search Interface

Tampilan yang muncul ketika audiens mengetikkan keyword atau query tertentu. Fungsinya adalah menampilkan database yang paling relevan dengan keyword dan query yang dimaksudkan oleh audiens.

4. The Rangking Algorithm

Umumnya komponen ini berpengaruh terhadap ranking website di SERP yang di dasarkan pada guidelines masing-masing mesin pencari. Algoritma juga bersifat dinamis dan setiap search engine memiliki algoritma yang berbeda satu sama lain.

Jenis-jenis Search Engine

Berdasarkan cara mengumpulkan data, mesin pencari dapat dibedakkan menjadi 4 macam. Adapun macam-macam search engine tersebut, meliputi:

1. Meta Crawler/ Meta Search

Meta Crawler atau yang sering disebut dengan meta search dapat dikatakan sebagai search engine walaupun memiliki cara kerja yang sedikit berbeda dibanding search engine kebanyakan. Tidak seperti mesin pencari yang melakukan crawling di website mereka masing-masing, meta crawler justru akan mengirimkan permintaan pencarian ke berbagai search engine lain. Setelah mendapatkan hasil yang diinginkan, meta crawler akan menampilkan kumpulan hasil tersebut ke dalam satu layar penuh. Contoh search enginenya adalah : dogpile, vivisimo, kartoo, mamma dan surfwax.

2. Human Organized Search Engine

Mesin pencari jenis ini sering disebut juga sebagai direktori. Tipe direktori ini memanfaatkan keterlibatan manusia secara langsung dalam mengkategorikan situs-situs atau yang biasa dikenal sebagai editor manual.

Cara kerjanya yaitu dengan memeriksa atau mengevaluasi situs-situs berdasarkan informasi yang diperoleh dan tentunya dengan menggunakan aturan yang berlaku. Contohnya search enginenya adalah: yahoo!, looKSmart,dan about,

3. Hybrid Search Engine

Memadukan crawler dengan manusia menjadi ciri khas dari mesin jenis ini. Peran manusia dalam hal ini adalah sebagai penelaah dalam proses pengoleksian database halaman web. Dengan metode ini, search engine akan lebih ramah tidak hanya terhadap bot namun juga terhadap manusia. Sehingga mesin pencari jenis ini sering digadang-gadang sebagai mesin pencari terbaik dibandingkan yang lainnya. Contoh search enginenya adalah: google, altavista, dan goto,

4. Computer-Created Search Engine

Maksud Search Engine jenis ini adalah menggunakan software laba-laba atau dikenal dengan spider software, yang berfungsi untuk menyusup pada situs-situs tertentu dan kemudian mengelompokkanya dengan sedikit bantuan manusia. Contoh search enginenya adalah: northen light, inktomi, dan excite.

Contoh Search Engine

Mungkin sebagian orang jika ditanya tentang search engine akan langsung tergambar Google. Ini sangatlah wajar terjadi jika Google sangat dikenal tidak hanya di Indonesia namun juga di dunia. Namun, ternyata contohnya terbilang sangat banyak, loh! Berikut Bizlab lampirkan data tentang contohnya dari yang jarang digunakan hingga sering digunakan di bulan Mei tahun 2021 berdasarkan data Statcounter.  

1. Google (92.9%)

Contoh tampilan Search Engine Google
Tampilan Google Search Engine

Google menempati peringkat pertama dalam kategori search engine yang banyak dipakai oleh audiens di seluruh dunia. Mesin Pencari besutan Larry Page dan Sergrey Brin dianggap populer karena mempunyai banyak sekali fitur baru yang semakin memudahkan audiens di berbagai aspek dari segi pemasangan iklan, segi pencarian organik hingga fitur advanced seperti shooping dan news . Bahkan di sebuah jurnal, mengatakan fitur yang ditawarkan Google 4 poin lebih banyak jika dibandingakan Yahoo dan Bing. 

Adapun fitur-fitur Google meliputi pencarian web, pencarian gambar, pencarian berita, pencarian video, pengaturan pencarian, search result, also ask, petunjuk, iklan, pencarian secara aman dan pengaturan tampilan.

2. Bing (2.27%)

Contoh tampilan Search Engine Bing
Tampilan Bing Search Engine

Dikembangkan oleh Microsoft yang sebelumnya menggembangkan Live Search dan MSN Search. Bisa dibilang bing mempunyai kemampuan yang cukup mumpuni, terbukti dengan hasil penulusuran yang bervariasi, meliputi situs, gambar, situs berita, dan Xrank ((pencarian berdasarkan perilaku pengguna).

Selain itu, bing menghadirkan sembilan  fitur andalan yang sayang untuk kalian lewatkan seperti keamanan dan struktur data, video yang telah diklasifikasikan menjadi beberapa kategori, dapat melakukan editing terhadap hasil pencarian gambar, terintegrasi langsung dengan sosial media, interface yang mumpuni, search history yang akan memudahkan pengguna akun microsoft untuk dapat terhubung, AI jempolan, berita yang dihadirkan real-time dan bing App.

3. Yahoo! (1.5%)

Contoh tampilan Search Engine Yahoo
Tampilan Yahoo Search Engine

Yahoo awalnya dikembangkan lebih sebagai Direktori Web dan bukan sebagai mesin pencari. Namun kerjasama dengan microsoft pada 2009 membuat Yahoo juga menjadi mesin pencarian alternatif yang digunakan di Indonesia. Kekuatan branding Yahoo kuat membuat Yahoo Search memiliki pangsa pasar yang lebih besar dari Bing walaupun menggunakan algoritma pencarian yang sama

4. Baidu (1.45%)

Contoh tampilan Search Engine Baidu
Tampilan Baidu Search Engine

Mesin pencari berbahasa Mandarin ini terbilag sangat populer di Cina. Bahkan, Baidu menguasai lebih dari setengah market share di negara tirai bambu tersebut.

Baidu menawarkan berbagai fitur yang mirip dengan Google. Selain pencarian konten berbasis web, Baidu juga dikenal sebagi mesin pencari dengan kemampuan pencarian konten MP3 yang ampuh.Selain itu, Baidu juga dikenal dengan berbagai opsi pencarian lain seperti pencarian dalam bentuk suara dan potongan gambar.

Baidu Browser sendiri telah sampai pada versi 3.0 dengan menghadirkan kecepatan rendering halaman sampai 30% serta berbagai fitur untuk memudahkan melihat konten dalam halaman dashboard. Beberapa fitur lain yang tersedia di Baidu seperti yang dikutip dari rilis pers adalah:

  • Quick- View konten untuk memilih berita dan foto yang ingin kalian munculkan di dalam dashboard Baidu Browser .
  • Tersedia dalam beberapa bahasa seperti Inggris , Portugis, Indonesia , Thailand , Arab, Cina Tradisional , Jepang , Perancis, Jerman , Spanyol dan Korea .
  • Powerful Desktop Widget Baidu Browser termasuk widget desktop yang disesuaikan untuk memungkinkan kalian melompat ke halaman web favorit , mesin pencari dan banyak lagi yang kalian inginkan.
  • Navigasi Gestures Baidu Browser memiliki built-inyang mendukung untuk multi-tab browsing, scrolling , serta pembukaan dan penutupan halaman dengan dua jari.
  • Browsing Full -Screen Baidu Browser secara otomatis memperlihatkan dan menyembunyikan alamat bar dan toolbar , sehingga kalian dapat menikmati lebih banyak ruang untuk browsing.

5. Yandex (0.68%)

Contoh tampilan Search Engine Yandex
Tampilan Yandex Search Engine

Yandex merupakan merupakan perusahaan berbasis Rusia yang juga turut mengembangkan mesin penelusur web yang berfokus pada pencarian secara realtime seperti situs berita. Pada tahun 2009 Yandex meluncurkan teknologi Matrix Net, sebuah metode pembelajaran mesin (machine learning) yang dinilai bisa bersaing dengan teknologi yang dikembangkan Google. Di Rusia sendiri, penggunaan Yandex Search sudah melebih angka 60%.

Mesin pencari ini dilengkapi fitur pencarian gambar, video, peta, translasi dan AppMetrica yang setara dengan Google Analytics. Dilihat dari lengkapnya fitur yang ditawarkan, Yandex bisa menjadi pilihan bagi kalian yang benar-benar ingin meninggalkan layanan Google. Saat ini Yandex sudah terintegrasi dengan banyak browser misalnya seperti Firefox, Opera, Google Chrome, dan lain-lain.

Yandex juga memiliki browser sendiri yang dinamakan Yandex Browser. Browser ini sekilas terlihat tampak seperti Google Chrome. Untuk keamanannya Yandex Browser menggunakan antivirus kaspersky untuk memeriksa halaman-halaman yang akan kalian buka. Tidak hanya itu, Yandex juga menyediakan fitur save to protect yang berfungsi untuk memfilter situs apa saja yang tidak ada sukai. Satu lagi fitur yang sangat bermanfaat adalah Adguard AdBlocker yaitu fitur yang akan memblock semua iklan di situs yang kalian buka, jadi kalian sering dibuat sebal dengan situs tertentu yang iklannya bejubel, pake browser ini kemudian aktifkan Adguard AdBlocker di menu setting, dijamin kalian tidak akan lagi menemukan iklan-iklan tersebut.

Selain itu keunggulan lain yang dimiliki oleh Yandex Browser adalah fitur turbo yang berfungsi untuk mempercepat proses perenderan website, sehingga kalian dapat membuka sebuah website dengan cepat walaupun koneksi internet lambat.

6. DuckDuckGo (0.59%)

Contoh tampilan Search Engine Duckduckgo
Tampilan DuckDuckGo Search Engine

Dari seluruh mesin pencari yang ditulis pada artikel ini, duckduckgo adalah contoh search engine yang menawarkan pengalaman pengguna yang sangat unik sebagai sebuah mesin pencarian yang privat. Duckduckgo menjanjikan mereka tidak mengumpulkan informasi pribadi, data browser, hinggal alamat IP juga disembunyikan dalam teknologi yang terenkripsi. Diluncurkan pada 29 Februari 2008, duckduckgo saat ini sudah memproses lebih dari 50juta pencarian setiap harinya.

DuckDuckGo tidak menyimpan jejak pencarian yang kalian lakukan. Oleh karena itu, duckduckgo tidak bisa dijadikan platform untuk memasang iklan. Di saat yang bersamaan, mesin pencari ini otomatis menonaktifkan bot pelacak iklan. Dengan begini, data pribadi kalian akan tetap aman.

Meski begitu, bukan berarti hasil pencarian DuckDuckGo tidak akurat. Sebagai ganti dari data personal dan kata kunci yang tidak terekam, DuckDuckGo mengumpulkan hasil pencarian dari 100 sumber yang berbeda. Mulai dari crawler-nya sendiri, situs-situs crowd-source, Bing, Yandex, dan lainnya. Itu mengapa hasil pencarian dari mesin pencari satu ini tetap bisa diandalkan.

Nah, itulah beberapa hal yang harus kalian ketahui mengenai search engine. Jika kalian ingin terjun ke dunia Per-SEO-an kalian harus memiliki pengetahuan dasar tentang search engine ya Sobat Bizlab!

Bizlab adalah marketplace untuk belajar skill profesional yang sedang dibutuhkan di berbagai sektor industri saat ini. Kunjungi situs https://subsdaily.com/ untuk mengikuti konten pendek favorit (micro-content) mengenai up-skill yang akan dikirim via WhatsApp atau Email pribadimu.

Yuk, tunggu apalagi?, Kembangkan kemampuanmu dan klik link nya, ya!

Sumber:

1. Google

2.MoZ

Tinggalkan Balasan